Catatan Yang Mungkin Terlupakan

Running vino-server with gdm

Sibuk banged ternyata hari ini. dari bikin Flow Proses sampai dengan konfigure Server. ya sudah lah. Namanya juga kerja ditempate orang. Jadi harus ngikut dengan keadaan.

Ok. Back to topic. pada kali ini saya akan menjelas tentang membuat bagaimana sebuah server dengan GUI bisa diremote dengan vnc meskipun pada saat sebelum login.

seperti yang di ketahui. sebuah aplikasi akan jalan begitu kita login. login ini berarti kita masuk ke gui linux kita. bisa melalui KDE ato gnome untuk saat ini kita coba menggunakan gnome.

Setelah belajar dari google akhirnya menemukan cara bagaimana membuat vino-server bisa jalan bersama gdm. caranya antara lain:

1. Edit /etc/gdm/Init/Default – this gets run when gdm starts (at Login Screen).

2. Add the following line right before exit 0 at the end of the file – Vino server runs when gdm starts up

/usr/lib/vino/vino-server & <-== ubuntu / debian
 /usr/libexec/vino-server &  <-== Centos / RHEL

Vino server starts up when gdm starts up; however, when username and password is typed in, gdm kill this vino-server meaning VNC connection will be terminated.  To prevent this,

3. Edit /etc/gdm/gdm.conf with your favorite text editor

emacs /etc/gdm/gdm.conf <-=== debian
nano /etc/gdm/custom.conf  <-== RHEL

4. Find or Add a commented option KillInitClients=true.  Uncomment it and change it to false and save it. – this prevents vino-server from being killed right after login.

 

[Default]
KillInitClients=false

 

5. Reboot komputer dan Done.

Sekarang vino-server bisa jalan berbarengan dengan gdm jadi kita bisa remote server dengan menggunakan vnc client tanpa harus login dahulu..

Leave a Reply